Bahasa yang baik adalah bahasa yang harus sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapinya, yaitu kepada siapa kita berbicara.
Bahasa yang benar adalah bahasa yang harus sesuai dengan aturan Ejaan yang disempurnakan
Konsep Dasar Bahasa dan Sastra Indonesia 2 ialah ilmu yang mempelajari bahasa dan sastra yang dalam hal ini akan digunakan untuk pengajaran Bahasa Indonesia di SD.
Hirarki (Tingkatan/tatanan) Bahasa
1. Fonem (bunyinya dilafalkan) membedakan makna contoh : mati dan mata
Huruf (cetak ditulis)
• Vokal ( a, i, u, e, o )
Alofon = variasi vokal contoh
O dibaca sempurna toko. O dibaca tidah sempurna tokoh
I dibaca sempurna pitik. I dibaca tidak sempurna pitek
• Konsonan ( b, c, d, f, dst )
Semi konsonan ( W U / W), ( Y I / Y )
• Vokal rangkap ( ai, oi, oe, au, ia )
• Konsonan rangkap ( kh, ng, ny, sy )
2. Morfem empunyai makna
Morfem bebas adalah morfem yang langsung mempunyai makana (kata)
Morfem terikat adalah morfem yang harus digabung dengan bentuk lain agar dapat bermakna. Macam morfem terikat :
• Semua imbuhan (Infiks)
o Prefiks (Awalan)
o Infiks (Sisipan)
o Sufiks ( Akhiran)
o Konfiks ( Gabungan P, I, S)
o Simulfiks ( Gabungan dari P, I, S secara bersama-sama) contoh : kemanusiaan berasal dari kata manusia di beri imbuhan ke-an. Ke-an harus melekat secara bersama-sama.
Kata asal : asal dari kata yang tidak dapat diuraikan kembali
Kata dasar : dasar dari sebuah kata yang dapat di uraikan lagi.
• Cakal (Calon Kata)
o Mayur sayur mayur
o Gulita gelap gulita
o Pauk lauk pauk
Kata mayur gulita dan pauk tidak bermakna jika berdiri sendiri.
